Sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan wawasan dosen terhadap perkembangan global di bidang logistik dan rantai pasok, keikutsertaan dalam kegiatan Smart Logistics International Workshop menjadi momen yang sangat penting dan strategis. Workshop internasional ini mengusung tema “Winning the Global Supply Chain through Smart Logistics Innovation”, sebuah tema yang sangat relevan dengan tantangan dunia logistik modern yang semakin terdorong oleh inovasi teknologi dan digitalisasi. Kegiatan ini menjadi platform yang mempertemukan akademisi, profesional, dan pelaku industri dari berbagai sektor untuk bersama-sama mengeksplorasi inovasi dalam sistem logistik global dan maritim.
Acara ini diselenggarakan atas kolaborasi antara Citiasia Inc., Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI), serta Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia (IARSI), dengan dukungan dari dua pameran teknologi dan konstruksi terbesar, yaitu IndoBuildTech Expo dan Indonesia Building Technology Expo. Bertempat di Hall 2, ICE BSD, Tangerang, pada Kamis, 3 Juli 2025 pukul 13.00–17.00 WIB, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber utama yang memiliki rekam jejak dan keahlian tinggi di bidangnya. Para narasumber tersebut antara lain Dr. Edwin Hidayat Abdullah, Prof. Dr. Barullah Akbar, Ronald Permana, Prof. Beniadi Setiawan, Dr. Wahyudi, Dr. Prasabri, dan Dr. Farid Subhan. Kehadiran para pakar ini memberikan warna dan bobot ilmiah yang kuat dalam setiap sesi yang disajikan.

Bagi dosen, keterlibatan dalam kegiatan ini membuka kesempatan besar untuk memperbarui pengetahuan tentang perkembangan sistem logistik global, termasuk tantangan dan peluang yang timbul dari proses transformasi digital. Pelatihan ini secara khusus memberikan pemahaman mendalam terkait integrasi teknologi informasi, otomasi, serta digitalisasi layanan keuangan sebagai fondasi penguatan rantai pasok yang tangguh dan efisien. Salah satu isu penting yang diangkat dalam sesi workshop adalah kesenjangan logistik di kawasan timur Indonesia, sebuah tantangan yang memerlukan kolaborasi lintas sektor dan dukungan teknologi yang tepat sasaran. Dalam konteks ini, para dosen yang hadir diharapkan mampu membawa perspektif baru yang bisa diintegrasikan ke dalam kurikulum maupun riset lanjutan di institusi masing-masing.
Kegiatan workshop berlangsung dalam format yang terstruktur dan interaktif. Dimulai dengan paparan dari para ahli, peserta diajak untuk menyelami berbagai dimensi inovasi logistik, mulai dari kebijakan, teknologi, hingga praktik terbaik di tingkat nasional dan internasional. Momen peluncuran buku dari Betawi Academy menambah nilai intelektual dari acara ini, memperkaya referensi akademik di bidang logistik. Workshop interaktif menjadi bagian yang paling dinamis, karena peserta tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga aktif berdiskusi, menganalisis studi kasus, serta memberikan pandangan kritis terhadap tantangan nyata di lapangan. Sesi tanya jawab dan networking menjadi penutup acara yang memberikan peluang luas bagi para dosen untuk menjalin kerja sama strategis, baik dalam bentuk penelitian, pengabdian masyarakat, maupun kolaborasi akademik lainnya.
Secara keseluruhan, pelatihan dosen melalui Smart Logistics International Workshop tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi individual, tetapi juga memperkuat posisi akademisi sebagai agen perubahan dalam memajukan sistem logistik nasional yang cerdas, tangguh, dan inklusif. Dengan mengangkat pendekatan inovatif, kolaboratif, dan berbasis teknologi, kegiatan ini selaras dengan arah pembangunan nasional menuju ekosistem logistik yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
